THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 19 Juni 2009

Cerita Quh

HoReeee..akhirnya aQu punya blog juja,hehehe..Tapi masih bingung mau nulis apa, toh aQu gak pandai menulis, ya udah mudah-mudahan dengan adanya blog baru Quh ini, aQu bisa belajar menulis dari senior-senior Quh di Blogger ini.
Wahai..para senior-senior Quh..tolong bantulah aQu yang masih newbie ini agar bisa pintar seperti kalian-kalian smua.
Haduhh..udah punya blog, malah gak tau harus nulis apa?.
Biar gak kosong melompong kaya sapi aQu mw cerita tentang Pengalaman Quh, mw dengerin gak sobat-sobat Quh?????
Terkadang bila aQu sedang jatuh cinta..akal fikiran Quh sering dikalahkan oleh emosi dan perasaan. Semua terasa begitu indah, semua hanya tentang dia, rasanya dialah satu-satunya laki-laki yang paling guanteng dimuka bumi ini, sering aQu duduk termenung memikirkan dia sedang ngapain, lagi dimana atau sedang sama siapa, bahkan waktu habis percuma terbuang sia-sia hanya untuk merindukannya, membayangkan wajahnya, memandang fotonya bahkan menghayal yang indah-indah, seandainya dia jadi pendamping hidup Quh, dunia pasti terasa indah, manis bagai madu, penuh dengan cinta dan sebagainya dan sebagainya (Walah..cape deh).

Setiap hari harus bertemu dengannya, setidaknya bila melihat wajah dan senyum manisnya bisa mengurangi rasa rindu didada ini, mau sebentar ataupun lama setidaknya setiap hari harus jumpa, itulah komitmen yang kita jalani. Sebulan, dua bulan, tiga bulan semua masih terasa begitu indah, nikmat, bahagia, terlena dan syahdu (Melow abiez deh pokoknya). Tapi selanjutnya semua terasa membosankan, basi, melihat wajahnya pun terasa muak (Weleh-weleh). Koq bisa seperti itu ya, yang awalnya begitu indah, manis, senang, bahagia, berbunga-bunga, namun setelah empat bulan berlalu semua rasa tadi itu seperti berputar terbalik menjadi sebal, kesal, marah,bosan, basi, benci sampe muak segala .Apa sebenarnya yang salah dengan cinta kita, bagaimana ini bisa terjadi?.

Namun setelah aQu fikir-fikir dan reka ulang, ternyata baru aQu sadari bahwa hubungan kita memang terlalu kaku, semuanya harus mengikuti aturan main yang telah kita atur berdua dan terasa membosankan. Cinta emang tidak bisa diatur dan didekte, biarkan dia berjalan sendiri sesuai dengan arah yang ingin ditujunya. Gak perlu harus dipaksa-paksa, bila emang udah jodoh, gak akan lari gunung dikejar.

Semua itu jadi pelajaran buat aQu, agar bila nanti aQu menemukan cinta yang lain, aQu bisa menjadi orang yang lebih baik dan lebih realitas lagi dalam menjalani sebuah drama percintaan.

1 komentar:

StoRy aBouT LoVe mengatakan...

Hy..Sob, Qu Tunggu Ya Komentarnya :D